<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Perang JIHAD!!!</title>
	<atom:link href="http://jeehad020190.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jeehad020190.wordpress.com</link>
	<description>Sesungguhnya tiada ilah yang berhak disembah selain Alloh, dan Muhammad bin Abdullah adalah utusan Allah...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 May 2009 00:25:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jeehad020190.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Perang JIHAD!!!</title>
		<link>http://jeehad020190.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jeehad020190.wordpress.com/osd.xml" title="Perang JIHAD!!!" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jeehad020190.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Berpikir . . .</title>
		<link>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/berpikir/</link>
		<comments>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/berpikir/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 23:06:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JIHAD</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeehad020190.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini otak sering berpikir, berpikir bagaimana membuat apa yang saya alami saat ini, apa yang saya dapatkan saat ini bisa saya tularkan kepada orang lain, kepada semua orang . . .

Yaitu nikmatnya iman, nikmatnya berislam . . .

Meski baru sedikit, namun hal itu sangat berharga . . .

Pikiran yang terlintas ketika itu adalah . . .

“Setiap kepercayaah, setiap akidah pasti mempunyai konsekuensinya masing-masing . . .”<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=31&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rabu, 2009 Mei 06<br />
Berpikir dan berakidah</p>
<p>Bismillahirrohmaanirrohiim . . .</p>
<p>Belakangan ini otak sering berpikir, berpikir bagaimana membuat apa yang saya alami saat ini, apa yang saya dapatkan saat ini bisa saya tularkan kepada orang lain, kepada semua orang . . .</p>
<p>Yaitu nikmatnya iman, nikmatnya berislam . . .</p>
<p>Meski baru sedikit, namun hal itu sangat berharga . . .</p>
<p>Pikiran yang terlintas ketika itu adalah . . .</p>
<p>“Setiap kepercayaah, setiap akidah pasti mempunyai konsekuensinya masing-masing . . .”<br />
<span id="more-31"></span><br />
Misalkan seperti ini, seseorang mempercayai adanya Tuhan ada kehidupan setelah kematian yang menuntut pertanggungjawaban, yang kemudian memiliki konsekuensi pencarian jati diri Tuhan itu melalui agama dan persiapan menuju kehidupan setelah kematian tersebut. Lalu ada seseorang lain yang meyakini Tuhan itu tidak ada dan tidak ada kehidupan setelah kematian.</p>
<p>Pada kasus tersebut, ketika kita memakai logika pedagang memilih percaya adanya Tuhan dan kehidupan setelah kematian adalah yang paling “menguntungkan”!! Karena kita akan siap menghadapi kehidupan setelah kematian, entah ada atau tidak kehidupan setelah kematian tersebut . . .</p>
<p>Kalo kita meyakini tidak ada kehidupan setelah kematian (yang pasti berefek pada ketidak siapan untuk mempersiapkan kehidupan setelah kematian, karena dianggap tidak ada), bagaimana kalau . . . kehidupan setelah kematian itu ada? Tentu ia akan sangat tidak siap dengan hal itu . . .</p>
<p>Orang yang tidak percaya adanya neraka, pasti ia secara tidak sengaja akan menuju kesana. Orang yang percaya pasti (tergantung taraf kepercayaannya) akan berusaha menghindarinya. Kalo kita memakai logika pedagang lagi, mempercayai adanya neraka itu lebih baik. Karena ada atau tidak kita akan selamat darinya . . .</p>
<p>Silahkan berhati-hati, tulisan saya diatas tidak bermaksud agar kita memakai logika pedagang ketika kita berakidah, berkepercayaan atau meyakini sesuatu. Hanya saja, saya bermaksud menunjukkan bahwa akidah / kepercayaan adalah sesuatu yang mengandung “resiko” dibalik tiap pilihannya. Ketika kita mengetahui ini tentu saja yang harus kita lakukan adalah mencari tahu dengan sebaik-baiknya akidah mana yang saya pilih, dengan dasar apa? Mengapa memilih itu? Bagaimana menjalaninya?</p>
<p>Dan tentu saja selalu berusaha mencari ilmu tentangnya dan tidak menjadi orang yang menutup diri dari informasi. Selalu meningkatkan kepercayaan dan keimanan kita, karena tiap kepercayaan / akidah yang saling bertentangan pasti akan saling mengganggu. Ketika kita tidak memiliki kekuatan keimanan tersebut, hal ini beresiko pada tumbangnya akidah kita dan berpindah kepada akidah yang lain . . .</p>
<p>Konsekuensi berakidah tidak hanya berdampak pada skala kecil kehidupan kita, namun berimbas pada kehidupan kita dimasa mendatang dan kehidupan kita setelah kematian.</p>
<p>Karena saya mempercayai kehidupan setelah kematian itu ada, Jannah dan Naar itu ada . . . dan Alloh subhanahuwata&#8217;ala itu ada (sangat jelas) dan Ia sangat mencintai kita, Ia sangat memperhatikan kita dan Ia sangat Berkuasa atas diri kita . . .</p>
<p>“Dan karunia Robb-mu mana lagi yang kamu dustakan?” (QS Ar-Rohmaan, isi dari sebagian suratnya)</p>
<p>Berakidah yang benar adalah sesuatu yang sangat penting, bahkan lebih penting dari apapun . . .</p>
<p>Hidup tanpa akidah yang benar, tanpa konsep Tauhid, bahwa tidak ada ilah selain Alloh, hanya seperti mayat hidup, yang berbuat seenaknya dan tanpa manfaat . . .</p>
<p>Terus belajar tentang akidah kita, terus mantapkan tauhid kita dan sampaikan kepada orang-orang disekitar kita . . .</p>
<p>“Dan tidak Ku-ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaku”(Adz-Dzariyat : 56)</p>
<p>Dan Alloh menyukai orang-orang yang selalu berpikir. Mari selalu berpikir tentang setiap perbuatan kita, juga tentang setiap isi pikiran kita . . . sudahkan kita “benar” melakukannya? Sudahkan kita menjalani hidup “untuk Alloh”?</p>
<p>Allahu ta&#8217;ala a&#8217;lam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeehad020190.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeehad020190.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeehad020190.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeehad020190.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeehad020190.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeehad020190.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeehad020190.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeehad020190.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeehad020190.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeehad020190.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeehad020190.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeehad020190.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeehad020190.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeehad020190.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=31&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/berpikir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7938241f9e183344471e5d8f31e007e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">JIHAD</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pacaran?? Gak keren banget . . .!!!</title>
		<link>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/pacaran-gak-keren-banget/</link>
		<comments>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/pacaran-gak-keren-banget/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 23:04:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JIHAD</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeehad020190.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA["Jodoh itu ditangan Allah . . . "

Ehm, mungkin perlu diralat kata "paham" diatas, ya minimal dengan kata "tahu" deh . . .
Seorang Ustadz pernah bercerita, beliau pernah ditanya oleh seorang wanita yang sudah cukup berumur, kenapa dia tidak kunjung bertemu jodohnya, tidak kunjung menikah, apakah ini wujud ketidak adilan Allah? Bukankah jodoh itu ditangan Allah . . .

Dengan separuh bercanda beliau menjawab : "ya bu, jodoh itu ditangan Allah, jadi terserah kepada Allah apakah jodoh ibu itu ada atau tidak."

Ya, Allah-lah yang mempunyai kuasa atas hal ini . . .<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=29&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selasa, 2009 April 28<br />
<a href="http://alloh.only.blogspot.com">Pacaran?? Gak keren banget . . .!!!</a></p>
<p>Bismillahirrohmaanirrohiim . . .<br />
Kita pasti sudah sangat paham dengan</p>
<p>&#8220;Jodoh itu ditangan Allah . . . &#8220;</p>
<p>Ehm, mungkin perlu diralat kata &#8220;paham&#8221; diatas, ya minimal dengan kata &#8220;tahu&#8221; deh . . .<br />
Seorang Ustadz pernah bercerita, beliau pernah ditanya oleh seorang wanita yang sudah cukup berumur, kenapa dia tidak kunjung bertemu jodohnya, tidak kunjung menikah, apakah ini wujud ketidak adilan Allah? Bukankah jodoh itu ditangan Allah . . .</p>
<p>Dengan separuh bercanda beliau menjawab : &#8220;ya bu, jodoh itu ditangan Allah, jadi terserah kepada Allah apakah jodoh ibu itu ada atau tidak.&#8221;<br />
<span id="more-29"></span><br />
Ya, Allah-lah yang mempunyai kuasa atas hal ini . . .<br />
Orang yang berpacaran ketika ditanya alasan kenapa mereka berpacaran adalah karena sedang dalam masa penjajakan untuk mencari jodoh, kalau dikalangan aktivis yang agak nyleneh mengatakan dengan istilah &#8220;ta&#8217;aruf&#8221; meskipun apa yang mereka lakukan sama sekali berbeda dengan &#8220;ta&#8217;aruf&#8221; yang di syariatkan oleh Islam yang sempurna. Bagi yang merasa melakukan ini, dan juga yang mengarah ke hal-hal seperti ini, seperti pergaulan pria dan wanita yang berlebihan, ngobrol dengan lawan jenis, sms-an, makan bareng dll . . . Masih ada kesempatan untuk kita memperbaiki diri . . . (termasuk saya) . . .</p>
<p>Mari buka hati, buka pikiran kita, berdoa agar dibukakan Allah tabir yang menutup hati dan pikiran kita&#8230;</p>
<p>Seperti apapun usaha kita untuk mencari jodoh, yang jelas jodoh kita sudah ditentukan!! Siapa dia &amp; apakah dia &#8220;ada/tidak&#8221; sudah ditentukan oleh Sang Maha Perencana (ikhlas gak kita dengan-Nya?).</p>
<p>Maka, yang menjadi permasalahan sekarang ini bukanlah siapa jodoh kita atau apakah kita punya jodoh untuk mendampingi hidup dan membantu menyempurnakan separuh agama kita&#8230;</p>
<p>Tetapi, adalah bagaimana proses kita, usaha apa yang kita lakukan ketika kita akan bertemu dengan jodoh kita. Ketika proses tersebut buruk, mungkin memang akan berdampak bagi kualitas jodoh kita, (ingat perempuan baik-baik hanya untuk pria baik-baik, dan sebaliknya), namun dampak terbesar adalah bagi kelanjutan kehidupan masa depan kita, dan bagaimana penilaian dari Allah subhanahuwata&#8217;ala atas diri kita . . . Apakah kita termasuk orang yang pantas untuk mendapatkan surganya atau tidak? Apakah kita pantas menjadi hambaNya yang di ridhoi?</p>
<p>Karena sudah banyak bukti bertebaran, ada pasangan yang sudah berpacaran sekian lama namun ternyata yang menjadi pasangan hidupnya yang sebenarnya bukanlah sang pacar, namun orang yang sama sekali berbeda, bahkan bisa saja orang yang belum dikenalnya . . .</p>
<p>Bagi kita yang tidak menganggap penting hal ini, (semoga Allah memberi petunjuk kepada kita semua), silahkan direnungkan beberapa pertanyaan ini,</p>
<p>Siapakah sebenarnya kita?? Untuk apakah kita hidup??<br />
Setelah mati kita akan kemana??</p>
<p>pun bagi orang yang cuek dengan pertanyaan ini, suatu saat ia akan berurusan dengan hal-hal terkait dengan hal-hal diatas, dengan pertanyaan diatas, dan mungkin saja saat itu ia sudah sangat terlambat . . .</p>
<p>JANGAN LALAI!!! Kehidupan adalah modal kita yang paling berharga, yang paling menentukan . . .</p>
<p>Kalau habis mati kita gak diapa-apain lagi sih enak banget ya? hidup cuman untuk seneng-seneng&#8230; tetapi tidak!! masih ada hidup setelah kita mati dan hidup sebelum mati itu hanya sekali, dan kehidupan inilah yang menentukan kualitas kehidupan kita selanjutnya . . .</p>
<p>Allahu ta&#8217;ala a&#8217;lam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeehad020190.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeehad020190.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeehad020190.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeehad020190.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeehad020190.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeehad020190.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeehad020190.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeehad020190.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeehad020190.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeehad020190.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeehad020190.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeehad020190.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeehad020190.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeehad020190.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=29&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/pacaran-gak-keren-banget/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7938241f9e183344471e5d8f31e007e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">JIHAD</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Suri</title>
		<link>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/suri/</link>
		<comments>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/suri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 23:00:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JIHAD</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeehad020190.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Aku tersadar dengan perasaan yang luar biasa asing. Kepalaku bagian belakang sakit luar biasa. Perlahan aku buka kelopak mataku. Tapi yang tampak hanya hitam, gelap, pekat. Aku tutup mataku, lalu aku buka kembali, untuk memastikan bahwa kelopak mataku benar terbuka. Hasilnya sama, gelap. Butakah aku?

Perlahan kesadaran menjalari seluruh tubuhku. Aku merasa sedang berbaring miring di atas alas papan keras, sedikit terendam air. Punggungku disangga oleh bantal lunak namun dingin. Tubuhku berbalut selimut tipis namun ketat, yang tak kuasa sedikitpun menghangatkan tubuhku.

Kurebahkan badanku telentang. Kulepaskan tanganku dari belitan selimut tipis, lalu aku gerakkan ia untuk mencari tahu. Segera tanganku terbentur, kanan, kiri, atas. Aku berada di sebuah ruang sempit lagi rendah. Kuraba lagi langit-langit ruangan ini. Sangat rendah, tak cukup tinggi kalau aku sekedar ingin duduk sekalipun.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=27&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Aku tersadar dengan perasaan yang luar biasa asing. Kepalaku bagian belakang sakit luar biasa. Perlahan aku buka kelopak mataku. Tapi yang tampak hanya hitam, gelap, pekat. Aku tutup mataku, lalu aku buka kembali, untuk memastikan bahwa kelopak mataku benar terbuka. Hasilnya sama, gelap. Butakah aku?</em></p>
<p><em>Perlahan kesadaran menjalari seluruh tubuhku. Aku merasa sedang berbaring miring di atas alas papan keras, sedikit terendam air. Punggungku disangga oleh bantal lunak namun dingin. Tubuhku berbalut selimut tipis namun ketat, yang tak kuasa sedikitpun menghangatkan tubuhku.</em></p>
<p><em>Kurebahkan badanku telentang. Kulepaskan tanganku dari belitan selimut tipis, lalu aku gerakkan ia untuk mencari tahu. Segera tanganku terbentur, kanan, kiri, atas. Aku berada di sebuah ruang sempit lagi rendah. Kuraba lagi langit-langit ruangan ini. Sangat rendah, tak cukup tinggi kalau aku sekedar ingin duduk sekalipun.</em><span id="more-27"></span></p>
<p><em>Ku hentikan usahaku untuk mencari tahu lebih jauh dengan rabaan tangan, karena itu melelahkan. Aku lemaskan seluruh tubuhku, lalu berfikir. Lalu gagasan itu datang begitu saja, dan tentu saja sangat menakutkan. Aku sudah mati! Kini aku sedang berbaring di liang kubur.</em></p>
<p><em>Bagaimana aku mati? Ah, pasti karena penyakit darah tinggi. Penyakit laknat ini musuh kami sekeluarga. Ayah, Emak, dan abangku yang tertua mati karena penyakit ini. Sejak menjelang usia empat puluh aku sudah ada gejala juga. Dan itu membuatku cemas. Dan cemas itu membuat tekanan darahku makin tinggi.</em></p>
<p><em>Tapi, tunggu dulu! Aku ingat sekarang. Baru bulan lalu aku ikut general check up, dan hasilnya aku sehat. Tidak ada masalah tekanan darah, gula darah, kolersterol atau apapun. Ginjal, jantung, semua organku berfungsi baik. Aku tak mungkin mati karena suatu penyakit.</em></p>
<p><em>Aku coba ingat kembali saat-saat ketika aku masih hidup. Aku cari ujungnya untuk menemukan sebab kematianku. Lalu kenangan itu hadir. Samar-samar aku ingat, aku sedang melakukan pemeriksaan rutin di pabrik.</em></p>
<p><em>Aku tidak bekerja di bagian produksi di perusahaan kami. Artinya tak ada tugas utamaku yang mengharuskan aku pergi ke pabrik. Aku berurusan dengan segala urusan administrasi, sehingga pekerjaanku bisa kulakukan di kantor saja.</em></p>
<p><em>Tapi aku merasa perlu memastikan segala sesuatu berjalan sebagaimana mestinya. Di perusahaan aku adalah orang lokal dengan jabatan tertinggi. Artinya aku pemimpin atas seluruh karyawan. Aku merasa perlu untuk sesekali datang menjenguk mereka saat bekerja. Menyapa mereka. Kadang mendengar keluhan mereka. Sesekali aku menegur, kalau aku temukan ada yang tidak benar. Aku juga merasa perlu melihat sendiri suasana di tempat kerja bawahanku. Siapa tahu ada hal-hal yang berbahaya, yang tidak mereka sadari karena terlalu terbiasa dengan rutinitas. Atau ada hal-hal yang perlu diubah untuk kebaikan.</em></p>
<p><em>Lagipula, pekerjaan kantor membuatku merasa jenuh. Aku butuh selingan, dan jalan-jalan ke pabrik adalah selingan yang menyenangkan.</em></p>
<p><em>Hari itu, saat aku sedang masuk ke pabrik, salah seorang operator sedang memindahkan mold, cetakan plastik, seberat 200 kilo dengan hoist crane. Hoist crane ini sepertinya sedang bermasalah. Gerakannya tak singkron dengan pengaturan pada remote control. Aku mencatat masalah ini, berniat menghubungi suppliernya untuk meminta perbaikan.</em></p>
<p><em>Tiba-tiba aku mendengar pekikan kaget.</em></p>
<p><em>„Awas, Pak!! Bahaya!!!”</em></p>
<p><em>Sebuah hantaman keras terasa di belakang kepalaku. Lalu gelap……………</em></p>
<p><em>Selesai mengingat itu semua, aku raba belakang kepalaku, terasa ada luka menganga di situ. Sedikit basah, aku kira itu sisa-sisa darah.</em></p>
<p><em>Ada perlawanan alami dari tubuhku saat aku sampai pada kepastian bahwa aku sudah mati. Refleks tanganku bergerak, mendorong dinding di atasku. Aku ingin keluar dari sini. Ada kerinduan yang sangat pada istriku, juga anak-anakku. Ya terutama pada anak-anakku. Mereka masih kecil-kecil. Mereka butuh aku untuk memberi mereka kasih sayang. Juga butuh aku untuk menafkahi mereka.</em></p>
<p><em>Anakku yang tertua berumur tujuh tahun, perempuan. Ia cantik. Matanya indah, dihiasi alis lentik yang ia dapat dari istriku. Ia seorang pengoceh, salah satu tanda bahwa ia keturunanku. Manja dan agak cengeng, tapi aku tahu dia cerdas.</em></p>
<p><em>Anakku yang kedua, laki-laki, tiga tahun lebih muda dari kakaknya. Agak pemalu, tapi keras kepala. Ia lebih mandiri, dan agak suka menyendiri. Tapi kalau sudah melihat kakaknya bermanja-manja padaku, biasanya ia juga tak mau kalah.</em></p>
<p><em>Yang nomor tiga masih bayi. Anak laki-laki yang sehat, montok. Dalam banyak hal dia mirip kakak perempuannya. Satu perbedaan menyolok, dia juga keras seperti abangnya. Kalau ada hal yang kurang berkenan, ia akan menangis sekerasnya.</em></p>
<p><em>Aku dorong lagi dinding di atasku, lebih keras. Tapi aku kemudian menyerah. Bukan hanya pada kenyataan bahwa dinding-dinding aku coba dobrak ini sangat kokoh. Juga bukan pada kenyataan bahwa tubuhku sekarang jauh lebih lemah dari saat aku mulai tersadar tadi. Aku bahkan baru sadar bahwa sekarang tubuhku semakin lemah, nafasku semakin sesak, dan tubuhku makin sulit digerakkan.</em></p>
<p><em>Yang membuat aku menyerah lebih dari itu. Aku sadar, bukan sekedar tembok kokoh yang menghalangiku. Bukan tembok fisik. Aku sekarang sudah berada di alam lain. Kembali ke keluargaku, dari alamku sekarang, mungkin malah tidak akan membuat mereka bahagia. Aku akan menakuti mereka. Akhirnya aku pasrah.</em></p>
<p><em>Aku coba menghibur diri dengan berhitung-hitung, memastikan setidaknya anak-anakku tak akan kekurangan nafkah kalau aku tak ada. Ada sejumlah tabungan yang aku tinggalkan, dalam bentuk uang tunai di bank. Juga ada asuransi kecelakaan dari perusahaan. Aku bersyukur aku mati kecelakaan, sehingga anak-anakku akan dapat uang dari situ. Juga ada asuransi yang polisnya aku bayar sendiri.<br />
Aku jumlahkan semuanya, kiranya cukuplah untuk menghidupi mereka sampai mereka selesai sekolah dan mandiri.</em></p>
<p><em>Sejenak aku merasa lega. Tapi cuma lega dalam perasaan. Karena rasanya liang kubur ini semakin pengap, panas. Aku sudah sangat sulit bernafas.</em></p>
<p><em>Lalu aku sadar akan satu hal lain. Kalau aku di kubur, mana malaikat pemeriksa? Bukankah mereka seharusnya sudah datang sejak tadi? Ketika para pengantar sudah melangkah pulang tujuh langkah? Aku sudah di sini sejak tadi, seharusnya mereka sudah lebih dari tujuh langkah. Mereka mungkin sudah sampai di rumah. Mengapa mereka belum juga datang?</em></p>
<p><em>Hmmmm&#8230;&#8230;..berarti dulu aku benar. Segala macam cerita soal pemeriksaan dan siksa kubur itu cuma dongeng belaka. Aku tersenyum menang.</em></p>
<p><em>Tapi, kalau malaikat itu tak datang, sampai kapan aku akan terus di sini?</em></p>
<p><em>Nafasku semakin sesak, aku tersengal. Lalu gelap.</em></p>
<p><em>http://berbual.com</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeehad020190.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeehad020190.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeehad020190.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeehad020190.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeehad020190.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeehad020190.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeehad020190.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeehad020190.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeehad020190.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeehad020190.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeehad020190.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeehad020190.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeehad020190.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeehad020190.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=27&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/suri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7938241f9e183344471e5d8f31e007e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">JIHAD</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjadi seorang pemimpin yang dicintai</title>
		<link>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/menjadi-seorang-pemimpin-yang-dicintai/</link>
		<comments>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/menjadi-seorang-pemimpin-yang-dicintai/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 22:58:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JIHAD</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeehad020190.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi seorang pemimpin adalah amanah yang besar, apapun bentuk kepemimpinan itu. Mulai dari pemimpin atas diri kita, menjadi pemimpin keluarga, pemimpin di kelas, HMJ, atau presiden bahkan yang lebih tinggi dari itu. Maka kesungguhan dan keseriusan adalah hal mutlak ketika kita menjadi seorang pemimpin. Jangan sampai pada masa pengumpulan LPJ kita nanti, LPJ tersebut ditolak karena kita dianggap tidak becus melaksanakan tugas kita. Baik itu LPJ ketika didunia, maupun LPJ akhir kita di yaumul akhir kelak. Sebelum kita melaksanakan tugas kita sebagai pemimpin, pastikan hulu dan muara dari kepemimpinan kita adalah untuk Allah subhanahuwata'ala semata . . .<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=25&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi seorang pemimpin yang dicintai</p>
<p>Dipoting di <a href="http://alloh-only.blogspot.com">http://alloh-only.blogspot.com</a> pada Sabtu, 2009 April 25</p>
<p>Menjadi seorang pemimpin adalah amanah yang besar, apapun bentuk kepemimpinan itu. Mulai dari pemimpin atas diri kita, menjadi pemimpin keluarga, pemimpin di kelas, HMJ, atau presiden bahkan yang lebih tinggi dari itu. Maka kesungguhan dan keseriusan adalah hal mutlak ketika kita menjadi seorang pemimpin. Jangan sampai pada masa pengumpulan LPJ kita nanti, LPJ tersebut ditolak karena kita dianggap tidak becus melaksanakan tugas kita. Baik itu LPJ ketika didunia, maupun LPJ akhir kita di yaumul akhir kelak. Sebelum kita melaksanakan tugas kita sebagai pemimpin, pastikan hulu dan muara dari kepemimpinan kita adalah untuk Allah subhanahuwata&#8217;ala semata . . .<br />
<span id="more-25"></span><br />
Dalam suatu hadist disebutkan bahwa : &#8220;Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang paling dicintai oleh rakyatnya.&#8221;. Hal ini tentu sangat masuk akal. Pemimpin yang dicintai oleh rakyatnya akan mendapat dukungan penuh ketika ia melaksanakan tugasnya. Rakyatnya akan memberi perhatian yang lebih kepada setiap keputusan yang diambil oleh pemimpinnya, dan tentu saja rakyat akan patuh kepada pemimpin tersebut.</p>
<p>Jika kita analogikan untuk lingkup kepemimpinan yang lebih kecil, di kelas misalnya, Seorang ketua kelas yang dihormati dan dicintai akan lebih mudah mengontrol kelasnya, dan lebih mudah melaksanakan tugas-tugasnya, karena adanya dukungan dari kelasnya. Ketika sang ketua melakukan kesalahan pun, akan segera muncul perbaikan dari penghuni kelas, baik berupa saran maupun kritik. Inilah pentingnya menjadi seorang pemimpin yang dicintai.</p>
<p>Untuk menjadi seorang pemimpin yang dicintai adalah penting kita selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah, selalu beribadah dengan sungguh-sungguh dan selalu memperbaiki diri. Tanpa daya dan upaya dari Allah, usaha kita untuk menjadi orang yang dicintai adalah mustahil . . . Setelah itu ikhtiar sekuat tenaga . . .</p>
<p>Agar kita bisa menjadi seorang pemimpin yang dicintai, kita perlu belajar bergaul dan menjadi orang yang diterima dengan baik dan menadi orang yang dicintai dalam lingkungan sosial kita. Satu hal penting yang harus kita ingat ketika kita bergaul (termasuk dalam menjadi pemimpin) adalah :</p>
<p>&#8220;Kita tidak mungkin meminta/memaksa orang lain mengubah sikapnya kepada kita! Tetapi justru kitalah yang harus berubah, dan bersikap lebih baik kepada orang lain!&#8221;</p>
<p>Dalam buku &#8220;Adab Bergaul, agar dicintai Allah dan kemudian dicintai manusia&#8221; karya Fariq bin Gasim Anuz disebutkan beberapa sikap yang disukai oleh manusia yang harus kita perhatikan dan kita terapkan yaitu :</p>
<p>1. Manusia suka kepada orang yang memberi perhatian kepada orang lain<br />
2. Manusia suka kepada orang yang mau mendengar ucapan mereka<br />
3. Manusia suka kepada orang yang menjauhi debat kusir<br />
4. Manusia suka kepada orang yang memberikan penghargaan dan penghormatan kepada orang lain<br />
5. Manusia suka kepada orang yang memberi kesempatn orang lain untuk maju<br />
6. Manusia suka kepada orang yang tahu berterimakasih atau suka membalas kebaikan<br />
7. Manusia suka kepada orang yang menjaga perasaan orang lain</p>
<p>dan disebutkan pula sikap-sikap yang harus dihindari ketika kita bergaul dan menjadi pemimpin yaitu :</p>
<p>1. Manusia tidak suka diberi nasehat dihadapan orang lain<br />
2. Manusia tidak suka diberi nasihat secara langsung<br />
3. Manusia tidak suka kepada orang yang selalu memojokkannya dengan kesalahan-kesalahannya<br />
4. Manusia tidak suka kepada orang yang tidak pernah melupakan kesalahan orang lain<br />
5. Manusia tidak suka kepada orang yang sombong<br />
6. Manusia tidak suka kepada orang yang terburu-buru memvonis orang lain<br />
7. Manusia tidak suka kepada orang yang mempertahankan kesalahannya atau orang yang berat untuk merujuk kepada kebenaran setelah dia meyakini kebenaran itu<br />
8. Manusia tidak suka kepada orang yang menisbatkan kebaikan kepada dirinya dan menisbatkan kejelekan kepada orang lain.</p>
<p>Sikap-sikap diatas perlu menjadi perhatian kita baik ketika mejadi seorang pemimpin agar dicintai oleh yang dipimpin maupun dalam bergaul dalam lingkungan sosial kita. Namun sekali lagi, yang mejadi fokus kita adalah Allah semata, hanya untuk Ia-lah kita mengemban amanah ini. Menjadi orang yang dicintai adalah suatu pelengkap agar kita mampu menjalankan amanah dengan baik. Terus sempurnakan ikhtiar, terus belajar, berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah subhanahuwata&#8217;ala.</p>
<p>Allahu ta&#8217;ala a&#8217;lam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeehad020190.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeehad020190.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeehad020190.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeehad020190.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeehad020190.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeehad020190.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeehad020190.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeehad020190.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeehad020190.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeehad020190.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeehad020190.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeehad020190.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeehad020190.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeehad020190.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=25&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/menjadi-seorang-pemimpin-yang-dicintai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7938241f9e183344471e5d8f31e007e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">JIHAD</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Islam dan Feminisme &#8211; Peringatan Hari Kartini 21 April</title>
		<link>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/islam-dan-feminisme-peringatan-hari-kartini-21-april/</link>
		<comments>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/islam-dan-feminisme-peringatan-hari-kartini-21-april/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 22:54:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JIHAD</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeehad020190.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu kita telah merayakan tanggal 21 april sebagai hari Kartini, yang ditandai dan disemarakkan oleh berbagai upacara peringatan di sekolah-sekolah (yang petugas upacara adalah siswa perempuan), dan berbagai hal-hal yang dikaitkan dengan kesetaraan gender dan kesetaraan seksual. Beberapa hal yang cukup nyleneh pun terjadi pada perayaan hari kartini seperti seorang wanita menjadi supir bus kota.
Benarkah perayaan hari Kartini sesuai dengan hal-hal nyeleneh seperti itu? adakah kaitan antara ideologi feinisme dengan apa yang diperjuangkan oleh pahlawan kita RA Kartini? Bagaimana pandangan Islam terhadap feminisme dan kesetaraan gender?<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=23&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Islam dan Feminisme &#8211; Peringatan Hari Kartini 21 April<br />
Diposting di <a href="http://alloh-only.blogspot.com">http://alloh-only.blogspot.com</a> pada Rabu, 2009 April 22</p>
<p>Bismillahirohmanirrohiim . . .<br />
Beberapa waktu lalu kita telah merayakan tanggal 21 april sebagai hari Kartini, yang ditandai dan disemarakkan oleh berbagai upacara peringatan di sekolah-sekolah (yang petugas upacara adalah siswa perempuan), dan berbagai hal-hal yang dikaitkan dengan kesetaraan gender dan kesetaraan seksual. Beberapa hal yang cukup nyleneh pun terjadi pada perayaan hari kartini seperti seorang wanita menjadi supir bus kota.<br />
Benarkah perayaan hari Kartini sesuai dengan hal-hal nyeleneh seperti itu? adakah kaitan antara ideologi feinisme dengan apa yang diperjuangkan oleh pahlawan kita RA Kartini? Bagaimana pandangan Islam terhadap feminisme dan kesetaraan gender?<br />
<span id="more-23"></span><br />
&#8220;Malulah aku terhadap keangkaraanku. Aku renungi dan pikirkan keadaanku sendiri, dan di luar sana begitu banyak derita dan kemelaratan melingkungi kami! Seketika itu juga seakan udara menggetar oleh ratap tangis, erang dan rintih orang-orang di sekelilingku. Dan lebih keras daripada erang dan rintih itu, mendesing dan menderu di kupingku: Kerja! Kerja! Kerja! Perjuangkanlah kebebasanmu! Baru kemudian kalau kautelah bebaskan dirimu sendiri dengan kerja, dapatlah kau menolong yang lain-lain! Kerja! Kerja! Aku dengar itu begitu jelas, nampak tertulis di depan mataku&#8230;”.</p>
<p>Begitulah tulisan Kartini yang ditujukan kepada sahabatnya Ny. Abendanon yang kemudian dibukukan dalam Door Duisternis tot</p>
<p>Licht : Gedachten Over en Voor Het Javaansche Volk van Raden Ajeng Kartini (diterbitkan oleh G.C.T. van Dorp &amp; Co) dan diterjemahkan oleh Armijn Pane menjadi ”Habis Gelap Terbitlah Terang”.Dalam surat-surat yang ditujukan untuk sahabat-sahabatnya di Belanda tersebut, Kartini tidak hanya mengungkapkan keresahannya terhadap akses perempuan ke pendidikan, namun juga mengungkapkan keresahannya terhadap struktur kelas, feodalisme, praktek-praktek poligami bahkan pendefinisian perempuan sebagai ibu dan istri. Seperti kata Sulistiyowati Irianto, Kartini adalah seorang cendekia pada zamannya, karena pemikiran feminis sudah dia baca sejak usia sangat muda (Kompas, 16 April 2007).</p>
<p>Mari kita cermati kembali apakah benar paham feminisme itu yang diperjuangkan oleh Kartini?<br />
apa sih feminisme itu??<br />
Pengertian feminisme menurut Murtada Mutaharri adalah &#8220;suatu kesadaran akan penindasan dan pemerasan terhadap perempuan dalam masyarakat, baik itu di tempat kerja ataupun dalam keluarga, serta tindakan sadar oleh perempuan dan laki-laki untuk mengubah keadaan tersebut&#8221;. Artian feminisme sedemikian ini biasanya tidak pilah dari artian gender; yaitu &#8220;kesadaran akan ketidakadilan gender yang menimpa para perempuan baik dalam keluarga maupun dalam masyarakat, dan tindakan sadar oleh perempuan ataupun laki-laki untuk mengubah keadaan tersebut&#8221;.<br />
Dalam Wikipedia, feminisme (tokohnya disebut Feminis) adalah sebuah gerakan perempuan yang menuntut emansipasi atau kesamaan dan keadilan hak dengan pria. http://id.wikipedia.org/wiki/Feminisme</p>
<p>Adanya gerakan feminisme ini nampakya cukup beralasan mengingat sejarah mengenai hak-hak perempuan yang terlalu rendah dibandingkan dengan laki-laki memang tidak baik. Pada sebagian bangsa Yahudi, seorang bapak diperbolehkan menjual anak perempuannya. Di Eropa, perempuan dipaksa menikah dengan lebih satu laki-laki (poliandri). Di Jazirah Arab, lahirnya bayi perempuan adalah kehinaan bagi keluarganya sehingga layak dikubur hidup-hidup. Di Mesir dan Persia , perlakuan terhadap perempuan tak kalah sadisnya.Kaum perempuan diperlakukan layaknya budak, yang dapat diperintah dan bahkan diperjualkan.</p>
<p>Berangkat dari pengalaman itulah gerakan feminisme muncul. Tercatat dalam sejarah terjadi dua kali gelombang pergerakan feminisme (Wikipedia). Melihat alasan-alasan tersebut mungkin kita beranggapan tidak ada salahnya kaum feminisme meneriakkan suara-suara mereka. Namun bila kita cermati lebih lanjut, tuntutan dari feminisme ternyata memberikan dampak negatif pada kaum perempuan dan juga pada kondisi sosial masyarakat. hal ini karena adanya pada perkembangannya kemudian paham feminisme berkembang terlalu berlebihan, sepert contohnya adalah pembebasan sama sekali perempuan (bahwa pemilikan suami atas istri dihapuskan, masyarakat yang tanpa kelas dimana perempuan dan wanita dianggap sama saja dalam semua hal). Bahwa perempuan tidak dibatasi oleh apapun kecuali kemampuannya, batasan-batasan agama pun tidak dihiraukan..Efeknya, kaum perempuan menjadi menyalahi kodratnya, mereka merasa menikah, berkeluarga, hamil dan mempunyai anak tidak lagi penting.</p>
<p>Sedangkan &#8220;emansipasi&#8221; yang diperjuangkan oleh kartini adalah usaha untuk mengembalikan kembali hak-hak kaum perempuan yang memang menjadi haknya. Tidak seperti konsep feminisme dari barat yang menghendaki kesamaan secara keseluruhan. Hak yang dituntut oleh adalah kesamaan harkat dan martabat perempuan yang selama ini tertindas di jaman penjahan dahulu, contohnya adalah kebebasan mengenyam pendidikan.</p>
<p>Kalau kita mencoba memperhatikan bagaimana Islam mengatur kedudukan perempuan dan laki-laki, akan kita dapati penempatan yang sangat adil dan tepat. Islam menganggap wanita sebagai adalah orang yang paling dihormati oleh putranya 3 kali lebih tinggi daripada ayahnya. Perbuatan durhaka kepada ibu adalah perbuatan yang sangat tercela, bahkan suatu hadist mengatakan surga ada ditelapak kaki ibu. Wanita adalah bagian penting dari sebuah keluarga, ia yang menentukan pendidikan anak, ia yang mengatur urusan keluarga (yang tidak bisa dibilang ringan). Dalam kehidupan masyarakat, wanita sangat dihormati dan dilindungi. Hadist yang lain pun mengatakan harta yang paling berharga adalah istri yang sholehah. Alasan yang serupa menjadi jawaban kenapa wanita harus repot-repot mengenakan pakaian tertutup dan sangat terjaga pergaulannya. Karena Wanita memang memiliki kedudukan yang sangat mulia, maka itu ia harus terlindungi.</p>
<p>Pada keadaan lain, Islam menetapkan pria sebagai pemimpin wanita, dengan alasan pria memang memiliki kelebihan dan kemampuan diatas wanita. Karena memangn secara kodrati kondisinya demikian. Untuk menjadikan seorang wanita sebagai pemimpin atau imam, perlu banyak syarat-syarat mutlak yang harus dipenuhi. Karena memang wanita tidak sesuai untuk menjadi seorang pemimpin. Wanita mempunyai resiko stress lebih besar dari pada pria. Dan berbagai alasan alamiah lain.</p>
<p>Islam sudah menempatkan wanita pada kedudukan terbaik, kedudukan yang tepat, kedudukan yang juga diingankan oleh RA Kartini dalam perjuangannya . .. .<br />
Pertanyaannya maukah para wanita menempati kedudukan tersebut dan maukah masyarakat menjaga dan mengarahkan para wanita menuju singgasana kemuliaannya&#8230;???</p>
<p>Allohu&#8217;alam bishowwab</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeehad020190.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeehad020190.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeehad020190.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeehad020190.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeehad020190.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeehad020190.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeehad020190.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeehad020190.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeehad020190.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeehad020190.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeehad020190.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeehad020190.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeehad020190.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeehad020190.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=23&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/islam-dan-feminisme-peringatan-hari-kartini-21-april/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7938241f9e183344471e5d8f31e007e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">JIHAD</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kehendak dan kesabaran</title>
		<link>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/kehendak-dan-kesabaran/</link>
		<comments>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/kehendak-dan-kesabaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 22:41:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JIHAD</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeehad020190.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Seberapa besarkah kita? seberapa berkuasa kita? selama apa kita hidup? seberapa bermakna kita?

Inilah sederet pertanyaan yang perlu kita ajukan kepada diri kita, ketika kita mulai merasa kita mampu, kita merasa besar, kita merasa berkuasa, kita merasa pintar, kita merasa kita lebih . . . dan ketika kita merasa sombong dan merasa tidak memerlukan-Nya . . .

Beberapa waktu yang lalu saya berbincang-bincang dengan seorang saudara, tetangga kost saya, yang telah memberikan motivasi yang luar biasa dikala beliau melihat saya sedang terpuruk, sedang lunglai, ditengah aktivitas dan kesibukan saya. Tepat ketika saya sedang lesu, dan merasa sedang tak bergairah menghadapi hidup, dan sedang lupa dengan makna hidup itu sendiri.

Berkehendak kemudian bersabar . . .<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=20&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Diposting di <a href="http://alloh-only.blogspot.com">http://alloh-only.blogspot.com</a> Senin, 2009 April 20</p>
<p>Assalamu’alaikum wr wb . . .</p>
<p>Alhamdulillahirobbil’alamin, Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ‘ali Muhammad, wa ba’du</p>
<p>Seberapa besarkah kita? seberapa berkuasa kita? selama apa kita hidup? seberapa bermakna kita?</p>
<p>Inilah sederet pertanyaan yang perlu kita ajukan kepada diri kita, ketika kita mulai merasa kita mampu, kita merasa besar, kita merasa berkuasa, kita merasa pintar, kita merasa kita lebih . . . dan ketika kita merasa sombong dan merasa tidak memerlukan-Nya . . .<span id="more-20"></span></p>
<p>Beberapa waktu yang lalu saya berbincang-bincang dengan seorang saudara, tetangga kost saya, yang telah memberikan motivasi yang luar biasa dikala beliau melihat saya sedang terpuruk, sedang lunglai, ditengah aktivitas dan kesibukan saya. Tepat ketika saya sedang lesu, dan merasa sedang tak bergairah menghadapi hidup, dan sedang lupa dengan makna hidup itu sendiri.</p>
<p>Berkehendak kemudian bersabar . . .</p>
<p>Seringkali kita mampu membakar diri kita untuk melakukan sesuatu, kemudian kita mampu melakukannya dengan semangat membara luar biasa, dengan kesungguhan luar biasa. karena adanya kehendak yang kuat, dan keinginan yang kuat da;am diri kita. Namun . . . berapa lama semangat itu bertahan?? sehari? 1 minggu? atau hanya 30 menit saja? atau baru memulai membaca setengah halaman buku saja sudah mengantuk? padahal sebelumnya semangat itu amat besar?</p>
<p>Ternyata ada sesuatu yang terlupa, bahwa kehendak dan keinginan kuat saja tidak cukup . . .</p>
<p>Kehendak ataupun bisa disebut sebagai niat, memang merupakan suatu langkah awal yang sangat penting, yang akan memberikan nilai positif ataupun negatif, besar ataupun kecilnya perbuatan yang kita lakukan.<br />
Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh, Umar bin Al-Khathab radhiyallahu &#8216;anhu, ia<br />
berkata : &#8220;Aku mendengar Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda:<br />
&#8220;Segala amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan<br />
sesuai niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya,<br />
maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrahnya<br />
itu Karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan<br />
dikawininya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya&#8221;. (Hadist &#8216;Arba&#8217;in no. 1)</p>
<p>Dalam riwayat lain disebutkan</p>
<p>Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:<br />
Rasulullah saw. bersabda: Allah Taala berfirman (kepada malaikat pencatat amal): Bila hamba-Ku berniat melakukan perbuatan jelek, maka janganlah kalian catat sebagai amalnya. Jika ia telah mengerjakannya, maka catatlah sebagai satu keburukan. Dan bila hamba-Ku berniat melakukan perbuatan baik, lalu tidak jadi melaksanakannya, maka catatlah sebagai satu kebaikan. Jika ia mengamalkannya, maka catatlah kebaikan itu sepuluh kali lipat.</p>
<p>Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 183</p>
<p>Inilah urgensi dari niat / kehendak, niat kita akan semakin kuat ketika kita menyebutkannya dengan lisan kita, selalu membicarakannya dan fokus pada niatan tersebut . . .</p>
<p>Namun niatan hanya 10% dari catatan kebaikan, sesuai dengan hadist kedua diatas. Niatan yang tak terlaksana hanya sebatas keinginan saja . . . tidak ada output yang jelas. Seringkali kita berkeinginan untuk “mendapat nilai bagus”, Peringkat 1″, “menjadi orang kaya” atau yang paling sering kita inginkan :”menjadi penghuni surga”, namun pelaksanaan dari niatan itu kadang kita lupakan, kita anggap remeh usaha dan tindakan menuju kesana.</p>
<p>Setelah niat hal lain yang harus dilakukan adalah mengucapkan / menjaharkannya untuk memperkuat kehendak atau niat tersebut, dan kemudian BERGERAK, BERTINDAK!!!</p>
<p>Pada taraf inilah “sabar” sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan &#8211; tantangan selanjutnya dalam bertindak. Kurangnya sabar membuat kita semangat diawal namun lesu di kelanjutannya . . . Semangat belajar hilang karena kita kurang sabar dalam menjalani proses belajar tersebut. Sadarilah bahwa orang &#8211; orang hebat pada setiap jaman lahir dari kehendak dan kesabaran mereka yang luar biasa dalam melakukan sesuatu. Lihatlah suri tauladan kita, Rasulullah Muhammad sholallahu ‘alaihi wassalam beserta shahabat beliau yang luar biasa, yang sangat tinggi level kesabarannya dalam beribadah dalam menghindari maksiat dan dalam proses mulia yang sangat berat, yaitu berdakwah menegakkan kalimat tauhid yang amat mulia. Kesabaran tertinggi kita mungkin hanya sebagian kecil saja dari tingkat kesabaran Beliau dan shahabatnya . . . .</p>
<p>Lihatlah Einstein, Thomas A. Edison, Pangeran Diponegoro, dan pahlawan revolusi kita . . . dengan kehandak / keingan serta kesabaran yang luar biasa mereka mampu memberikan kontribusi terbaik mereka untuk ummat . . .</p>
<p>Kalau pada taraf seperti sekarang saja kita sudah merasa puas, pada sedikit tindakan ini kita merasa bangga . . . dimana rasa malu kita?</p>
<p>Sekarang sudah terlambat bagi kita untuk terus bersantai &#8211; santai, sudah saat untuk menata kembali niat dan perbuatan kita dan terus menempa kesabaran kita dalam menjalani hidup. Dalam upaya menjalankan amanah berat di pundak kita, sebagai seorang hamba dan sebagai seorang kontributor unggulan kepada Alloh, Rasul dan agama serta ummat ini. Temukan kembali motivasi tertinggi kita, motivasi hidup kita yang akan menuntun kita kepada kehendak dan kesabaran dalam bertindak.</p>
<p>BERUBAH SAAT INI JUGA!!!</p>
<p>Allohu ta’ala a’lam</p>
<p>Wassalamu’alaikum wr wb</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeehad020190.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeehad020190.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeehad020190.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeehad020190.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeehad020190.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeehad020190.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeehad020190.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeehad020190.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeehad020190.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeehad020190.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeehad020190.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeehad020190.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeehad020190.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeehad020190.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=20&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeehad020190.wordpress.com/2009/05/07/kehendak-dan-kesabaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7938241f9e183344471e5d8f31e007e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">JIHAD</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memulai sebuah blog . . .</title>
		<link>http://jeehad020190.wordpress.com/2008/12/15/memulai-sebuah-blog/</link>
		<comments>http://jeehad020190.wordpress.com/2008/12/15/memulai-sebuah-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 04:42:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JIHAD</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeehad020190.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum wr wb saudara-saudaraku rahimakumullah . . . Alhamdulillahirobbil&#8217;alamin, segala puja-puji dan nama-nama yang baik adalah milik Allah semata yang telah menurukan petunjuknya melalui rasullnya berupa dien yang benar, yang akan dimenangkan diatas semua agama, cukuplah Allah menjadi saksi (di kutip dari surat Al-Fath:28) Sholawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad bin Abdullah dan kepada keluarga, shahabat, dan pengikutnya yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=8&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum wr wb saudara-saudaraku rahimakumullah . . .</p>
<p>Alhamdulillahirobbil&#8217;alamin, segala puja-puji dan nama-nama yang baik adalah milik Allah semata yang telah menurukan petunjuknya melalui rasullnya berupa dien yang benar, yang akan dimenangkan diatas semua agama, cukuplah Allah menjadi saksi (di kutip dari surat Al-Fath:28)</p>
<p>Sholawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad bin Abdullah dan kepada keluarga, shahabat, dan pengikutnya yang akan senantiasa teguh memegang akidah ini dan senantiasa menegakkannya diatas muka bumi ini . . .</p>
<p>Sekali lagi alhamdulillah, saya akhirnya mampu juga memulai membuat blog yang sederhana ini. tidak lain tidak bukan adalah untuk mendapatkan tambahan ilmu dan wawasan serta membagikannya kepada seluruh pembaca dimanapun berada. Niatan awal saya dalam membuat blog ini adalah saya ingin mencantumkan sebagian ilmu yang saya dapatkan, dan nantinya saya mengharapkan  adanya tanggapan atau saran ataupun diskusi tentang apa yang dibahas dari seluruh pembaca sekalian.</p>
<p>Ini adalah langkah awal, sampai bertemu selanjutnya . . ..</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum wr wb</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeehad020190.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeehad020190.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeehad020190.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeehad020190.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeehad020190.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeehad020190.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeehad020190.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeehad020190.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeehad020190.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeehad020190.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeehad020190.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeehad020190.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeehad020190.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeehad020190.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeehad020190.wordpress.com&amp;blog=3703351&amp;post=8&amp;subd=jeehad020190&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeehad020190.wordpress.com/2008/12/15/memulai-sebuah-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7938241f9e183344471e5d8f31e007e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">JIHAD</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
